Biji yang bisa ditelusuri
Kami membeli langsung dari empat petani mitra di Pangalengan, Garut, dan Ciwidey. Setiap kantong mencantumkan kebun, ketinggian, dan proses pascapanennya.
Ruang Seduh adalah kedai kopi komunitas di Bandung, berdiri sejak 2019. Berikut kisahnya — ditulis apa adanya.
Kalau boleh jujur, Ruang Seduh tidak pernah direncanakan jadi bisnis. Ia bermula dari kebiasaan: membuka pintu garasi tiap akhir pekan, menyeduh kopi untuk teman-teman, dan membiarkan obrolan mengalir sampai larut. Orang-orang datang bukan hanya untuk kopinya, tapi untuk duduk berlama-lama di meja yang sama.
Ketika garasi mulai sesak, kami menyewa ruko tua di Ranca Kendal, mengecatnya sendiri, dan memasang meja panjang yang kini jadi jantung tempat ini. Dari situ semuanya bertumbuh perlahan — mesin roasting, dapur pastry, sampai ruang komunitas di lantai dua.
Yang tidak berubah adalah keyakinan pertama itu: kopi paling enak diminum bersama. Kami masih membeli biji langsung dari petani yang kami kenal namanya, masih memanggang dalam jumlah kecil, dan masih menyediakan kursi untuk siapa pun yang butuh tempat berteduh — entah untuk bekerja, membaca, atau sekadar diam sejenak.
Terima kasih sudah mampir membaca. Pintu kami selalu terbuka dari jam tujuh pagi. Sampai jumpa di meja panjang.
— Dinar, atas nama seluruh tim Ruang Seduh
Kami membeli langsung dari empat petani mitra di Pangalengan, Garut, dan Ciwidey. Setiap kantong mencantumkan kebun, ketinggian, dan proses pascapanennya.
Roasting kecil-kecilan setiap Selasa. Tidak ada stok yang menua di rak — kopi yang Anda seduh jarang lebih tua dari sepuluh hari.
Colokan di tiap meja, wifi tanpa kata sandi rumit, sudut tenang untuk bekerja, dan meja panjang untuk berkumpul. Anak-anak dan hewan peliharaan disambut.
Ampas kopi kami bagikan gratis untuk kompos. Gelas bawa-pulang berbahan tebu, dan diskon untuk yang membawa tumbler sendiri.
Dinar membuka pintu garasi rumahnya di Dago tiap akhir pekan. Satu mesin espresso pinjaman, satu meja kayu.
Antrean makin panjang. Kami menyewa ruko tua, mengecatnya sendiri, dan memasang meja panjang pertama.
Roaster 5 kg datang. Sejak itu setiap biji yang kami seduh dipanggang di tempat.
Lantai dua kami sulap jadi ruang serbaguna: kelas, lokakarya, dan pemutaran film gratis.
Tim kecil yang datang lebih pagi dari siapa pun demi secangkir yang benar.
Pendiri & Head Roaster
Memulai semuanya dari garasi. Percaya kopi terbaik adalah yang dibagi.
Kepala Barista
Juara dua kompetisi seduh manual regional 2023. Sabar mengajari siapa pun.
Pastry Chef
Bangun jam empat pagi demi croissant yang benar-benar berlapis.
Manajer Komunitas
Mengatur kelas seduh, pemutaran film, dan pasar kecil akhir pekan.
Meja panjang kami selalu punya satu kursi kosong untuk Anda.
Reservasi meja